Nyontreng..

Hari ini begitu berbeda dari hari2 sebelumnya. Semua aktivitas warga dan masyarakat mendadak berhenti sejenak. Ya. Kenapa tidak. Hari ini adalah hari dimana seluruh rakyat Indonesia memilih pemimpin negeri ini untuk lima tahun kedepan..

Hehe.. terkadang lucu juga melihat lingkungan sekitarku sekarang heboh membicarakan calon mereka masing-masing. Ada yang memilih Lanjutkan, ada pula yang lebih cepat lebih baik. Hanya sedikit orang yang membicarakan yang satu lagi. Perdebatan begitu sengit. Bahkan lebih sengit dari pada debat capres dan cawapres beberapa hari lalu. Ibu-ibu, bapak-bapak, para remaja, baik dari kalangan guru, PNS, pedangang, petani, pelajar, tukang ojek sampai anak-anak SD pun asyik berdebat. Membanggakan calon mereka masing-masing. Bener-bener huebooh..!😀

Sepertinya pemilu sekarang lebih asyik dibanding pemilu tahun 2004 lalu. Lebih meriah gitu. Ya.., meriah dalam segi antusias masyarakat. Banyak debat panas yang berlangsung di warung-warung kopi maupun di rumah-rumah. Ibu-ibu arisan juga sibuk membanggakan capres masing2. Bapak-bapak di lapau apalagi. Haha.. huebooh deh pokoknya.

Yang kita sayangkan ya.. banyak di antara mereka yang begitu antusias, tidak kebagian DPT karena kelalaian KPU. Tapi sepertinya tidak masalah lagi karena MK kemaren kan membolehkan pemakaian KTP untuk nyontreng.. Yang kasihannya ya bagi temen2 yang udah pergi merantau ke mana-mana, yang udah kuliah dan sebagainya.. maksudnya bagi mereka yg nggak kebagian DPT. KTPnya nggak berlaku disana. Mereka mesti pulang kampung hanya untuk nyontreng.. Repot sih. Ada juga yang memutuskan untuk tidak mencontreng. Padahal mereka begitu semangat. Yah nasib..

Harapan kita, pemilu kali ini bisa berjalan luberjurdil dan damai. Nggak ada kecurangan. Nggak ada konflik, dan nggak ada kekerasan. Jangan sampai kaya pemilu di Iran kemaren, yang menyebabkan beberapa warga negaranya tewas karena calon mereka nggak terpilih.. Ih.. serem…

Kewajiban kita sebagai warga negara yang baik dan bijaksana untuk menjaga perdamaian bangsa ini, “yang menang memegang amanat, yang kalah tetap terhormat.” Mari tunaikan kewajiban itu setelah diberi hak untuk menentukan masa depan bangsa.. wallahu ‘alam..😀

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s