Embriologi Lengkung Faring

Pada dasarnya, perkembangan lengkung faring manusia terjadi bersamaan dengan perkembangan sistem pencernaan. Secara embriologis, perkembangannya dimulai pada minggu ke-4 pada masa janin, sebagai salah satu cikal bakal sistem pencernaan.

PHARINGEAL GUT

Lengkung faring muncul pada minggu ke-4 pada masa embrio. Lengkung faring ini berupa kumpulan jaringan mesenkim yang dipisahkan oleh celah-celah yang kita kenal dengan celah faring. Di saat perkembangan keduanya, di dinding lateral bagian dalam lengkung faring itu muncul lagi yang namanya kantong faring. Mungkin ada yang bingung, apa sih beda antara celah faring dengan kantong faring? Bedanya, celah faring adalah celah antara 2 lengkung faring di sebelah luar, sedangkan kantong faring adalah celah antara 2 lengkung faring di sebelah dalam.

Lihat aja gambar di bawah ini:

Nah, sederhananya, perkembangan lengkung faring, celah faring dan kantong faring adalah sebagai berikut:

1. Lengkung faring

Secara umum, lengkung faring itu ada 3 lapis, lapis terluar berasal dari ectoderm (pembungkus), bagian tengah atau inti berasal dari mesoderm (nanti menjadi inti mesenkim), sedangkan bagian dalam berasal dari endoderm. Disamping itu, inti dari lengkung faring juga menerima sel-sel Krista neuralis untuk membentuk unsur-unsur rangka pada wajah kita.

Perkembangan selanjutnya:

Lengkung faring manusia pada masa embrio ada 5, yakni lengkung faring 1, 2, 3, 4, dan 6. Lengkung faring 5 ga ada, soalnya tidak berkembang pada manusia.

    • Lengkung faring 1 membentuk incus dan malleus (asalnya dari tulang rawan Merckel/ prominensia mandibularis, yang hilang pada perkembangan selanjutnya).
  • Lengkung faring 2 membentuk stapes, processus styloideus ossis temporalis, ligamentum stylohyoideus, cornu minus dan bagian atas corpus hyoid. (asal: tulang rawan Reichert).
  • Lengkung faring 3 membentuk bagian bawah corpus dan cornu mayus ostium hyoid.
  • Lengkung faring 4 dan 6 bersatu membentuk tulang rawan thyroid, cricoids, arithenuid, corniculata dan cuneiform dari laring.

2. Celah faring

Sempurna membentuk 4 celah faring pada minggu ke-5.

  • Celah faring 1 nanti bergabung dengan kantong faring 1 membentuk meatus acusticus externus.
  • Celah faring 2: bagian dari celah faring 2, yakni ujung dari lengkung faring kedua sebelah bawah, yang notabene terdiri dari jaringan mesenkim yang aktif berproliferasi, tumbuh dengan cepat, sehingga bertemu dengan rigi epikardium di bagian bawah leher (dibawah celah faring 4).
  • Celah faring 3 dan 4, nanti akan tertutup oleh pertumbuhan jaringan mesenkim lengkung faring 2 tersebut diatas, sehingga membentuk sinus servikalis, namun nanti bakal hilang pada perkembangan selanjutnya.

3. Kantong faring

Kantong faring yang terbentuk ada 5:

  • Kantong faring 1: bertemu dengan celah faring 1 membentuk meatus acusticus externus.
  • Kantong faring 2 : menjadi tonsila palatine
  • Kantong faring 3: membentuk glandula parathyroidea inferior dan kelenjar timus
  • Kantong faring 4: membentuk glandula parathyrioidea superior .
  • Kantong faring 5 (biasanya dianggap sebagai bagian dari kantong faring 4): membentuk corpus ultimobrachiale yang kelak bersatu dengan glandula thyroid.

Mungkin ada yang berfikir, kenapa parathyroid yang terbentuk di kantong faring 4 itu malah yang superior? Padahal dia kan letaknya di bawah? Jawabannya adalah, karena nanti glandula parathyroid yang terbentuk dari kantong faring 3 akan terlepas dari dinding dalam lengkung faring, dan bermigrasi ke arah kaudal, sehingga posisi akhirnya berada di bawah dari glandula parathyroid yang dibentuk oleh kantong faring 4. Makanya namanya itu inferior, dan yang dari kantong faring 4 namanya superior.

Wallahu ‘alam..:mrgreen:

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s