Inikah?

Awalnya, terucap dari sebuah mimpi
ketika hati mulai disentuh olehnya
untaian kata seakan melalang buana
karena sulit untuk dipercaya
tidak
mana mungkin dia..

Hari demi hari, seperti alur tiada henti
nafas masih diberi oleh-Nya
dari sang Khalik yang Maha Kuasa
namun untaian kata yang dulu itu
seakan tak pernah lepuh oleh waktu
fikiran bertanya pada hatiku
rasa apa ini?

Ketika kening jatuh ke hamparan bumi
dan napas terengah menahan diri
tangan dan kaki gemetar menghadapi
enyahlah,
namun fikiran tak jua mau
tak kuasa lepaskan ia pergi

inikah?
inikah?
inikah?

Andai saja ku bisa lupakan
pasti akan ku lupakan
Andai saja ku bisa singkirkan
tentu tlah lama ku singkirkan
Andai saja ia tak datang
pasti fikiran tak kan bertanya
namun,
inikah?

Kini,
jemariku tak lagi mampu menorehkan
biarlah hati yang menggantikan
karena
Ku tak sanggup membiarkan air mata ini terbuang
ku pun tak rela jantung ini berdetup terlalu kencang
Andai saja kisahku seperti kisah Ali dan Fatimah
sungguh,
ku tak kan pernah menyesal

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s