Hujan dan Takdir

Hujan, saat-saat setiap doa begitu afdhal

saat dimana panas menjadi dingin

dan terangnya sinar berganti redup

 

Hujan, andai kau tiada, apa yang bisa ku lakukan?

kapankah aku bisa tenang tanpa suara gemercikmu?

disini sepi, disini sunyi

jika kau pergi, aku hanya akan merasa semakin kesepian

 

Hujan, apa yang harus ku lakukan?

bisakah kau berbicara dan bercengkrama?

aku ingin kau sampaikan pesan dariku

kepada hati yang dibaliknya kau temui

aku bisu, tak pula pandai berjalan

aku hanya bisa mendengar, meraba dan merasakan

tak kah kau mau membantuku sekali ini saja?

 

Hujan, hidup ini adalah takdir bukan?

Namun takdir adalah hasil dari apa yang kita lakukan

aku tahu itu, dan aku ingin mewujudkan takdirku

sekarang aku hanya berusaha yakin padanya

takdir yang telah digariskan

aku tak peduli apa itu baik atau buruk,

namun aku percaya dengan keduanya,

dan jika kau tak membantuku

aku takut mendapati takdir menyakitiku

 

Karena itu,

hujan, tolong kirimkan pesan ini

agar aku bisa mewujudkan takdirku

agar aku bisa bicara padanya

dan melangkah menuju rumahnya

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s