Gerhana Bulan, My First Eclipse

http://teknologi.vivanews.com/news/read/271159-malam-ini--bulan-jadi-merah-darah
Gerhana Bulan

Beberapa hari sebelumnya sempat membaca berita tentang akan terjadinya gerhana bulan pada hari Sabtu ini. Dan sekarang saat aku menulis adalah hari Sabtu, malam Minggu. Awalnya aku lupa, akan tetapi kebiasaanku melihat cahaya bulan sehabis pulang Isya berjamaah kali ini alhamdulillah menyelamatkan aku dari kealpaan. Hohoho..

Akhirnya kesampaian juga ngeliat gerhana bulan, my first eclipse ever seen… alhamdulilllah, subhanallah!😀

Gerhana bulan mulai terlihat setelah shalat Isya. Waktu itu aku ngeliat cahaya bulan yang rada-rada “sempong” saat menggayuh sepeda. Awalnya ku pikir purnamanya belum lengkap, tapi setelah dilihat-lihat ada yang aneh dari purnama yang satu ini. Purnamanya terlihat seperti tapal kuda, biasanya kalau purnama belum sempurna, cahayanya seperti piring bundar.

Akhirnya aku memperlambat gayuhan sepeda, sambil menatap fokus ke cahaya bulan meski sambil sesekali mengintip jalan. Aku perhatikan memang ada yang aneh, makin lama cahayanya makin kecil dan sekitar 15 menit kemudian mencapai separohnya. Wah..jangan-jangan?

Ternyata benar, di google sudah mulai rame dengan berita-berita gerhana bulan. Gak salah lagi, ini memang gerhana! Akhirnya aku pelototin bulan itu di depan balkon kosan sambil sesekali menelpon mama dan adek di kampung, apa ngeliat atau nggak. hahaha.. *norak banget yah! Selain itu gak lupa aku bikin status twitter dan meng-sms beberapa teman. Hahaha *asli parah!😆

Sambil menghidupkan lagu arigatou-nya Ikimono Gakari, suasana semakin adem. Ckck..

Akhirnya warna merahnya mulai keliatan.. Subhanallah keren banget pas awal-awal, tapi lama-lama kok jadi coklat ya? Bahkan jadi gak keliatan. Padahal kata orang-orang ntar jadi kayak merah darah gitu. Huhu..tapi tak apa, yang penting udah liat. hehehehe

Dulu di zaman Rasulullah, Gerhana semacam ini juga pernah terjadi.

Dari Al-Mughirah bin Syu’bah RA, berkata, ”Terjadi gerhana matahari di masa Rasulullah saw. saat kematian Ibrahim”. Rasulullah saw. bersabda, ”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah tanda-tanda kebesaran Allah, keduanya terjadi gerhana bukan karena kematian seseorang dan tidak karena kelahiran seseorang. Ketika kalian melihatnya, maka berdoalah pada Allah dan shalatlah sampai selesai.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Berdasarkan hadits ini, kita disunnahkan untuk berdo’a di saat gerhana dan mendirikan shalat gerhana. Selengkapnya bisa baca disini.

Alhamdulillah..meskipun gerhananya gak begitu cantik kaya gerhana beberapa waktu yang lalu seperti bunyi sms teman saya, “yg dulu an ga liat? Ah ga gaul nih, elo payah.. hahaha..yang dulu merah bgt an, merah darah gitu laah, kayak strawberry hohooho”.. “( _ _)a, setidaknya saya dah melihatnya sekarang..hehe. subhanallah.

Ingin kembali mengutip kata Nabi Muhammad saw. “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah tanda-tanda kebesaran Allah”. Subhanallah, subhanallah..

2 thoughts on “Gerhana Bulan, My First Eclipse

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s