Galau Skripsi

Udah lama gak nulis lagi di blog, kali ini pengen nulis dikit tentang proposal penelitian buat skripsi yang udah mulai disusun beberapa bulan belakangan ini. Pengen share aja. Hehe.

Mungkin teman-teman mahasiswa kalau bicara masalah skripsi terdengar agak sensitif ya, soalnya skripsi identik dengan yang namanya tugas akhir dan berarti bentar lagi mau diwisuda. *Gitu kata teman saya. Tapi beda sama skripsi di kampus saya. Disini skripsi dijadikan tugas wajib kita di tahun tiga, dan dikerjakan berbarengan dengan kegiatan perkuliahan. Jadi di sela-sela perkuliahan, kita juga mesti menyelesaikan skripsi kita jika nanti di tahun empat mau diwisuda (itupun kalo gak ada ngulang blok T_T) dan jadi co asst di semester klinik. Kalau gak lulus ujian skripsi, hm..gak tau juga gimana.. hiks.

Pada hakikatnya, saya menganggap positif program penelitian di kampus ini. Selain menambah ilmu dan pengalaman, kita juga bisa belajar menulis dan menggali sendiri rasa keingintahuan kita lewat penelitian. Saya pernah baca, orang bijak mengatakan, “Jangan berpimpi menjadi ilmuwan besar, kalau kita enggan menulis”. Bener kan ya? Hehe. Tapi ya..itu, gak semua yang positif betul-betul positif. Tentu ada kurangnya, ada kendalanya.

Kalau hati kecil saya boleh jujur, selama saya mengerjakan proposal penelitian (yang gak selesai2 ini.. T T), saya merasa banyak hal baru yang bisa saya ambil manfaatnya. Selain jadi lebih banyak membaca, kita jadi belajar menyusun pola pikir yang logis untuk penelitian yang ingin kita buat. Kita juga jadi belajar membagi waktu (antara kuliahan, organisasi dan penelitian), sama belajar agar bisa mandiri. Dan Alhamdulillah, saya dibimbing oleh pembimbing yang baik dan peduli dan mau kapanpun dihubungi, jika saya ingin bertanya beliau selalu berusaha menjawab, jika saya butuh solusi, beliau ada dengan solusi-solusinya. Meski saya harus mengorbankan waktu istirahat dan harus bolak-balik rumah sakit, masih ada poin yang bisa menjadi semangat.

Namun, ya itu tadi. Gak semua hal positif yang betul-betul positif. Bukan kayak matematika, yang positif ya positif. Kendala tentu ada disana sini. Selain dituntut harus belajar materi yang dibahas saat tutorial, belajar di kuliahan, melatih skill medik kita di skillslab, tugas penelitian ini terasa semakin menambah berat beban kuliah. Belum lagi kita butuh organisasi untuk mengembangkan potensi, minat dan rasa sosial kita. Instruktur skillslab saya pernah bilang, kalau di organisasi itulah sebenarnya sarana kita buat melatih komunikasi dan sikap kita untuk kedepan. Biasanya kalau nyusun skripsi, ada waktu-waktu senggang bagi kita untuk bisa fokus pada penelitian itu, tapi hal itu berasa sulit untuk dilakukan jika berbarengan dengan agenda kuliah. Keterbatasan waktu dan berbagai kendala lainnya turut menyisakan beban yang berat untuk kita menyusun skripsi, bahkan untuk menulis proposal saja itu sudah terasa sulit. Ini yang bikin galau..

Namun, jika saya boleh berpikir secara idealis, hal itu memang sebenarnya bukanlah hal yang harus kita keluhkan. Kenapa ada orang yang bisa memenangkan lomba penulisan proposal penelitian di saat-saat ia harus kuliah? Apakah mereka sengaja mengorbankan waktu kuliah mereka, atau mereka memang pandai membagi waktu? Kita melihat di tv berapa banyak mahasiswa yang berprestasi di lomba-lomba nasional dan internasional lainnya meskipun mereka juga kuliah. Ya..itu kalau saya mencoba berpikir idealis. Tapi..jika saya berpikir realistis, hehe..

Pengen rasanya untuk mengatakan saya capek, saya nggak bisa, dan berbagai macam cengekan cengeng lainnya. Tapi ya saya pikir, kita mesti mencoba dulu melakukan semaksimal mungkin yang kita bisa. Meskipun ngos-ngosan dan kebelet ditambah lagi kejepit kayak gini, hehe…gak ada salahnya kalau kita mencoba dulu dengan sungguh-sungguh. Insya Allah gak ada yang bakal sia-sia. *eaaa

Semangat teman-teman! Siapapun lah yang lagi nyusun skripsi, kapan lagi kita bisa belajar? Inysa Allah kita pasti bisa, bismillah.:mrgreen:

8 thoughts on “Galau Skripsi

    • hha..wah, selamat ya..sukses bikin ppsalnya! smg skripsinya jg sukses!🙂
      ini..an ngambil hubungan merokok dengan eksaserbasi asma di rs m jamil.
      itu temanya udah entah revisi keberapa kali..ckck
      kalo ami tntang apa?

      Like

      • amin..😀
        kalau ami tentang hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku pasien terkait hipertensi dan terapinya terhadap tingkat kejadian stroke berulang di rssn
        itu juga udah berapa kali revisi…🙂 masih belum fix sih

        Like

  1. min..😀
    kalau ami tentang hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku pasien terkait hipertensi dan terapinya terhadap tingkat kejadian stroke berulang di rssn
    itu juga udah berapa kali revisi…🙂 masih belum fix sih

    Like

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s