Di Bawah Lindungan Kabah, The Best Indonesian Movie I’ve Ever Seen

Entah apa gerangan yang membawa aku menonton film drama Indonesia yang satu ini. Saat membuka situs youtube, ternyata ada film bertemakan kehidupan masyarakat Minangkabau tahun 20-an ini. *Always excited if it’s about my hometown. Ditambah lagi film ini diambil dari karya seseorang yang sejak dulu aku kagumi tulisan beliau, Buya HAMKA. One of my inspiration. *-*

Film ini berkisah tentang seorang pemuda cerdas yang hidup sederhana berdua dengan ibunya. Ia bernama Hamid. Cita-citanya adalah ingin ke Mekah, naik haji. Hamid diam-diam menyukai seorang perempuan keluarga bangsawan kampung, bernama Zainab. Tentu saja, film drama selalu menyuguhkan kisah cinta.

Meskipun awalnya aku memendam rasa dan prasangka tidak enak dari trailernya yang sempat aku tonton beberapa waktu yang lalu *aku pikir filmnya terlalu lebay masalah cinta, ternyata tidaklah demikian. Bagaimana kisah perjalanan seorang Hamid dan seorang Zainab tidak hanya menyuguhkan bagaimana sopan santun terhadap lawan jenis *yang di zaman sekarang ini sudah nyaris hilang, tetapi juga menyiratkan banyak sekali pelajaran dari setiap adegannya. Yang paling aku suka dari adegannya adalah, saat Hamid hendak pamit dari ibunya untuk menjalani hukuman dibuang dari kampung, ibunya berkata, “Di saat engkau tidak punya siapa-siapa lagi selain Allah, sesungguhnya Allah itu lebih dari cukup.”

Jujur, aku jadi ingat kampung halaman ibuku di Ampang Gadang sana, sebuah nagari kecil di 50 Kota, antara Payakumbuh dan Limbanang. Tak pelak, aku jadi terbayang ibu *panggilanku untuk ibunda mamaku alias nenekku, sama apak *panggilan untuk kakek. Ditambah lagi, suasananya adalah suasana ketika keduanya mungkin juga masih remaja. Rumah Gadang, Surau, Sepeda Unto, Kincia, Batang Aia, huaaaa.. >< suasana menentramkan, jadi ingat2 masa kecilku di kampuang *lebay.

Sungguh aku jadi benar-benar kangen dengan suasana adat Minang yang sekarang ini sudah LANGKA! Adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah bukanlah SLOGAN macam JAMAN SEKARANG!. Kato Mandaki, Mandata, Manurun, Malereng yang indah, sungguh sudah NYARIS PUNAH dari jiwa-jiwa orang minang jaman sekarang. *I’m sorry to say that.

Film ini seolah ingin mengajakku untuk mulai mencintai membaca dan menulis, bukan.. maksudku, karya buya HAMKA yang difilm kan ini.. Dari dulu, aku suka kalimatnya Buya HAMKA. Beberapa buku beliau termasuk tafsir Al-Azhar pun ada di lemari koleksiku di rumah.

Yup. Maybe this is one of the best Indonesian drama I’ve ever seen. No, maybe this is trully the best. Nggak salah kenapa Film yang dijadikan bahasa bule “Under the Protection of Ka’bah” ini sempat masuk bursa pemilihan “The Best Foreign Language Category” di ajang piala paling bergengsi di perfileman dunia, OSCAR 2012. Meskipun gagal, tapi its okay. Filmnya tetap oke. Dan kabarnya, film ini adalah film dengan budget termahal yang pernah dibuat oleh Indonesia.

Maju terus perfileman Indonesia, jangan hanya sekedar gambar bergerak tanpa makna, bahkan berisi mudharat! Berilah manfaat. Banyak rakyat Indonesia yang butuh film2 mendidik untuk memperbaiki moral bangsa ini. Good Luck!

Referensi:

http://ceritamu.com/

http://www.thejakartaglobe.com/

http://www.facebook.com/pages/

4 thoughts on “Di Bawah Lindungan Kabah, The Best Indonesian Movie I’ve Ever Seen

    • hehehe, an gak punya soft nya uda, cuman nonton via youtube. ckck *ga tau mau nyari yg original kemana.. *alesan

      Btw, setelah uda nonton, mungkin akan keluar penilaian berbeda.🙂 an justru ingin bc novelny langsung da, soalny kata ama ada bbrp potongan novel yg ga masuk dlm film. *mantan pecinta novel Buya Hamka, she’s my mom.😀 *novel tahun 20-an smp skrg masih menginspirasi, benar2 dahsyat mnurut an.

      Like

    • yup, kita doakan para produser2 indonesia bs dpt pencerahan n panggilan untuk menuangkan karya seninya mjd pelajaran moril yg menarik buat masyarakat. *film ini menyadarkan kita bahwa sudah terlalu banyak kita terkontaminasi oleh budaya barat.

      Like

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s