DSC00155

Dekatnya Jogja

Perjalananku ke daerah istimewa Jogyakarta terjadi pada 12 September 2012. Dengan sekarung misi mengikuti rangkaian acara Temu Ilmiah Nasional 2012 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan didahului oleh perjuangan yang tak terceritakan, akhirnya perjalanan itu benar-benar terjadi. Aku pergi ke Yogyakarta, salah satu kota yang ingin ku kunjungi di negeri ini.

Delegasi Unand yang mengikuti Temilnas kali ini mungkin adalah delegasi terbanyak di acara tersebut, yakni berjumlah 13 orang, dan aku salah satunya. Kami berangkat pagi sekali dari rumah masing-masing, takut ketinggalan pesawat pukul 8 pagi. Sekitar pukul 6 aku pun menuju kampus, gak lupa ngucapin terimakasih sama bang Ruri -anak sulung ibu kos ku- yang bersedia mengantarku dengan motornya saat matahari belum bersemangat itu. Sambil meneteng koper mungil milik ayahku -yang sekarang butuh reparasi T-T- bisepku cukup kuat memegangnya sambil goncengan. Singkat cerita, aku berangkat menuju bandara Internasional Minangkabau, bareng sama dina, andre, lani, diantar sama mama dina dan temen mamanya dina dengan sebuah mobil. Makasih banyak buat Dina dan mamanya yang memberiku tumpangan.🙂

Pesawat yang kami tumpangi ketika itu adalah Lion Air, baru pertama kali aku naiki. Ya, ini pengalamanku yang ke-3 kalinya naik pesawat, setelah menaiki Air Asia saat studi banding ke ITB dan UNPAD bareng teman-temanku di kelas SBI diwaktu SMA kelas XI dulu. Di bandara, kami bertemu dengan pak dekan -gak lupa sungkeman dong ya :P-, dan ternyata juga ketemu sama bang dr. Taufik Hidayat dan dr. Rika Susanti yang cantik -hhe-, dua perwira forensik yang senasib sepenanggungan -katanya mau ke Manado-. Beruntung pesawat kami pun ternyata sama dengan pesawat beliau berdua, pesawat pun terbang menuju Jakarta.

Di Jakarta, kami berencana untuk beristirahat. Alhamdulillah waktu itu kami disilahkan mampir ke rumah Om nya temen aku Dita Azzahra -rumah dinas tentara sepertinya-. Dan rumahnya keren -ada AC-nya soalnya, hhe-. Lokasinya di daerah Senen, dekat juga dengan komplek silang Monas dan Stasiun Gambir. Kami berangkat menuju ke sana menggunakan bis Damri tujuan Stasiun Gambir dan menyambung dengan taksi. Hal yang paling membuat ku sumringah saat di Jakarta adalah, akhirnya aku ketemu Monas! hhahaha. Untung bawa kamera.😛 Selain itu, sorenya kita ke Masjid Istiqlal, dan aku shalat Magrib berjamaah disana. Subhanallah adem banget disana. Karpetnya empuk bgt, langit-langitnya tinggi dan luas sekali. Alhamdulillah, sempat juga shalat di sana.

Akhirnya setelah puas bermain di Monas dan Istiqlal sore itu, kami bergegas menuju Stasiun Gambir. Kereta yang mengangkut kami akan berangkat pukul 8 malam, sehingga harus check in minimal setengah jam sebelumnya. Akhirnya, keinginanku terkabul juga, naik kereta api tut tut tuuut…. -setelah sekian lama mendambakan naik kereta api ke Pariaman, tapi gak ada yang mau diajak, :P- Itulah kereta api perdana yang ku naiki, sebuah kereta eksekutif tujuan Stasiun Tugu Yogyakarta. Meskipun terjadi insiden beda gerbong saat akan berangkat, dimana aku dan Andre temanku mendapat kursi di gerbong yang berbeda dengan yang lain, alhamdulillah ada seorang ibu dan anaknya yang mau berganti tiket denganku, sehingga aku dan Andre temanku bisa satu gerbong dengan yang lain.

Delapan jam lebih kurang, kami diayun-ayun lamunan kereta api. Inginku lihat ke luar jendela, tapi gelap gulita karena sang malam. Hiburan asyiknya ketika ketawa-ketiwi -terkesan tanpa malu, hha- di tengah keramaian penumpang, apalagi ketika terbangun saat penjual Gethuk dan Medoan menjajakan dagangan hingga perut terasa mules menahan ketawa. Gethuk..gethuk..gethuukk…. hahahahaha. Sabar ya tuk.. -ada yang lagi nyari atuk tuh:P-

Akhirnya kami mendarat di Yogyakarta pukul 3 malam. Eh bukan, pukul 3 parak siang. Pasalnya di Jogja subuhnya pukul 4 pagi. Yang mau hi beb, silahkan. Toiletnya bersih. Hehe. *Teringat sejak kemarin belum mandi, bau badan gak karuan..ckck

Akhirnyaaaaa…aku tiba di JOGJAAA! Tercatat hari Kamis, 13 September 2012, pukul 3 pagi. Jauh banget nih jogjaaaaa…😛 Dan akhirnya kami berjumpa dengan LO kami yang luar biasa, Gita namanya. Baik orangnya.😀

Di Jogja, selama acara Temilnas 2012 berlangsung, kami menginap di Hotel Amarta, lokasinya sekitar 1 km dari pusat kota Jogja di Malioboro, lebih tepatnya perbatasan dengan daerah Bantul. Cukup padat agenda kami disana, mulai dari subuh hingga larut malam, istirahat beberapa jam eh ketemu subuh lagi. Dan satu hal yang agak sulit bagiku adalah, subuhnya pukul 4 pagi. T___T Kaget aja ketika alarmku berbunyi pukul 5, hendak ke mushalla untuk shalat Subuh, ternyata langit sudah terang…ckck. Ternyata disini lebih cepat 1 jam dari Padang, meskipun sama-sama Waktu Indonesia Barat.

Mengenai lomba. Hm, alhamdulillah belum rejekinya. hehe. Poster kami gak masuk final, tapi alhamdulillah KTI-nya masuukkk ^^. Senang. Lani waktu itu presentasi dengan semangat, Rizki juga, dina juga. Tapi alhamdulillah juga belum diperkenankan membawa piala. Hehe. Gak apa-apa ya, pengalaman.🙂 Yang penting udah usaha.

Rekan-rekan satu tim KTI dan Poster (dari kiri ke kanan: Lani, Dina, Andre, Aku, Rizki), rekan-rekan seperjuangan yang luar biasa, yang banyak sekali mengajariku sejauh ini. btw, aku suka banget dengan foto ini🙂 hhe, kita berlima saja.😀
Rekan-rekan seperjuangan dari Unand🙂

Cerita lain di Jogja, kami sering bolos. hahahahaha. Diam-diam ke Malioboro saat acara berlangsung😛. Benar-benar gak mau menyia-nyiakan kesempatan di Jogja. Hunting oleh-oleh dan foto2. hahahaha. Di Jogja ini aku terkagum-kagum melihat masyarakatnya yang ramaaaah banget, penjaga warung nasi, sopir bis kota, tukang becak, penjual kaki lima, tukang bengkel, ibu-ibu, nenek-nenek, kakek-kakek. Semuanya ramaaaaahhhh banget, suer! Jadi betah banget selama jalan-jalan di jogja.

Selain itu, di Malioboro gedung-gedung peninggalan sejarahnya masih sangat terawat dan masih berfungsi. Alun-alunnya rapi, tak pernah sepi dikunjungi wisatawan lokal dan asing. Gak susah nyari bule disini. Dari amrik, inggris, belanda, india, jepang, dan lain-lain aku temui disini. Sempat juga ngeliat tontonan gratis, saat Joe Sandi the Master lagi syuting di Malioboro. -dengan polosnya aku ngeliatin terus, baru nyadar tu orang lagi syuting- hahahaha. Masuk tipi gak ya? hha😛

Bicara tentang kampus UMY, aku suka gedungnya, terutama Mesjidnya. Mesjid KH Ahmad Dahlan. Subhanallah. Apalagi ceramah saat Shalat Jum’at di sana. Subhanallah banget. Yang memberi khutbah sepertinya sudah profesor. Berbeda dengan yang biasa ku dengar di kampung-kampung atau di masjid-masjid umumnya di kota Padang, isinya banyak mengarah ke intelektualitas dan pengetahuan. Cocok untuk telinga mahasiswa sepertiku. hehehe

Namun, yang agak membuatku kecewa, yakni gak sempat jalan-jalan ke Candi. Kami diajak travelling ke Pantai Sundak di bagian selatan Jogja, sesuatu yang udah lazim banget di Padang. Pantai. ckck. Dimana-mana pantai juga sama, air membentang disertai obak. ckckck. Mudah-mudahan suatu saat bisa kembali ke jogja dan main-main lagi ke tempat yang belum terjamahi.

Akhirnya kami pulang pada hari Senin tanggal 16 September. Pulang dengan menaiki pesawat Lion Air lagi. Kali ini dua kali, Jogja-Jakarta, Jakarta-Padang. Kali ini, aku melihat Jogja dari ketinggian. Terlihat pulau Jawa dari jendela pesawat. Bersih banget. Hanya butuh waktu 45 menit dari Jogja ke Jakarta dengan pesawat, -bandingkan dengan kereta api kelas eksekutif yang butuh waktu 8 jam-. Saat itu aku merasakan, Jogja itu ternyata dekat sekali. Pesawat take off pukul 10.20 dari Jogja, sampai pukul 11.10 di Jakarta. Transit di Cengkareng, berangkat ke Padang sekitar pukul 15.00, dan sampai di BIM sekitar pukul 17.30.. Dan mendaratlah aku di kosanku kembali saat azan Magrib berkumandang.

Hikmahnya, aku pergi-pulang dengan selamat, banyak pengalaman baru, wawasan baru, semangat baru, insya Allah. Dan..teman baru.🙂 Mudah-mudahan setelah ini bisa lebih baik kedepannya. Amin. Dan ternyata, sedikit hal yang membuat paradigmaku berubah. Yakni, ternyata, JOGJA ITU DEKAT.🙂 hha

8 thoughts on “Dekatnya Jogja

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s