Buah Bibir

Ada kalanya rasanya manis

membuat hati bahagia

untaian kata yang terjalin di atas udara

kadang sulit terlupa

saking berartinya, saking dalam hayatnya

masa-masa dahulu kala

membuatnya tetap menjadi manis untuk dikenang

namun tak selamanya manisku manisnya tebu

ampasnya akan hambar saat manisnya tiada

ku kira manis tiada berguna

akulah yang hanya merasa, seolah buta

tak tahu pahit di bibir yang lainnya

melihat ampasnya yang telah bertaburan

ku bertanya, adakah aku demikian butanya?

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s