Sedikit Kisah di Koas Mata

Kali ini aku ingin sedikit menulis tentang siklus kecil di bagian mata. Alhamdulillah, aku baru saja melewatinya. Aku pikir, siklus ini cukup berat untukku, jika sebelumnya siklus bedah mungkin dapat dibilang strong, untuk yang satu ini, kata patient mungkin adalah sebuah kata yang cocok ku sandingkan dengan siklus mata.

Siklus mata merupakan siklus kecil pertama yang ku lewati selama koas. Siklus ini membutuhkan waktu selama 4 minggu untuk ku selesaikan hingga akhir. Dan well, aku dipilih menjadi ketua kelompok kecil di siklus ini, padahal aku benar-benar tidak menginginkannya, namun teman-temanku bilang, mereka percaya denganku, ya, tentu saja amanah tak mungkin dapat ku elakkan.

Ya, hari-hariku cukup menyedihkan disini. ckck

Aku harus terbiasa dengan suara-suara yang tak biasa ku dengarkan. Nada suara tinggi hampir selalu menghiasi hari-hariku disini. Bagi orang sepertiku, meskipun harus mengemban beban amanah, dan sesekali merasa diri bodoh dan tak bisa diandalkan, aku tetap berusaha tertawa. Namun aku bersyukur, aku bisa lebih belajar arti tanggung jawab dan belajar menerima kekurangan.

Bisa dibilang, aku bukanlah anak jenius, ataupun terlahir jenius. Dan siklus ini seolah kembali menegaskan keberadaanku. Sangat kontras dengan mereka yang memiliki otak brilian dan kemampuan luar biasa, aku tetap hanya mengandalkan kerja keras dan berdo’a. ckck, kok jadi minder gini -__-”

Mungkin tak mesti pula ku kisahkan seutuhnya, namun ada kalanya aku sering menundukkan pandangan ke bumi karena harus melewati jalan ini. Padahal aku seharusnya punya semangat juang yang tinggi.

Ahhh…Ini terlalu dini untuk kehilangan semangat…ckck. Meskipun alhamdulillah aku dapat melewati ujian akhir dengan baik meskipun setelah melewati remedial, mudah-mudahan hasilnya juga demikian. Aku berharap,. Amin ya Allah.

Terima kasih atas segala pelajaran hidup yang Kau beri padaku di siklus ini ya Allah. Lain kali aku harus lebih percaya diri. Insya Allah.

Terima kasih untuk guru-guruku, teman-temanku, kakak-kakak residen dan semua orang yang telah sangat bersabar atas kelakuanku. Maaf jika ada kekurangan.

Arghh..kok jadi melow gini? hahaha

Big thanks! Semoga ilmu yang kita dapatkan selama koas mata diridhoi oleh Allah, dapat kita ingat, pahami dan amalkan untuk kemaslahatan umat manusia nantinya. Amin. Semoga siklus selanjutnya dapat lebih baik. But first, next step, KKN. Semoga menyenangkan.🙂

Sebuah dokumentasi koas mata bersama rekan-rekan dan guru kami tercinta :)
Sebuah dokumentasi koas mata bersama rekan-rekan dan guru kami tercinta🙂

2 thoughts on “Sedikit Kisah di Koas Mata

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s