lee-seung-gi2

Lee Seung Gi – Return

Lee Seung Gi

Return

Lyric and translation


Al su eomneun geu gyejeorui kkeut
The mysterious end of that season
Akhir yang misterius dikala itu

naneun neoreul saranghago itdeon geolkka
I think, did I really love you?
Aku bahkan masih berpikir, benarkah aku mencintaimu?

eodinga-e uri hamkkehaetdeon geu maneun sigani
Somewhere, all those times that we were together
Disuatu tempat, dikala kita bersama

son da-eul deut eoje il cheoreom doedollyeojigonae
I look back to those times, as if I could touch it, as if it was yesterday
Aku melihat masa-masa itu dengan jelas serasa aku bisa menyentuhnya, seakan itu baru kemarin

sunganmada nega tteo-olla
Each moment, I think of you
Tiap detik ku memikirkanmu

joyonghi natge ullideon geu moksori
That voice that quietly rang with a low tone
Suara itu perlahan terputar dalam melodi yang sendu

bomeul dalmeun haessal gatatdeon neo-ui moseupkkaji
Even your resemblance to the spring sunlight
Kau terlihat begitu serupa dengan sinar mentari di musim semi

eonjena neon na-ui mae-ireul hwanhage bichwosseo
You always brightly shined on my day
Kau selalu mencerahkan hari-hariku

sunganmada nega tteo-olla
Each moment, I think of you
Tiap detik ku memikirkanmu

joyonghi natge ullideon geu moksori
That voice that quietly rang with a low tone
Suara itu perlahan terputar dalam melodi yang sendu

bomeul dalmeun haessal gatatdeon neo-ui moseupkkaji
Even your resemblance to the spring sunlight
Kau terlihat begitu serupa dengan sinar mentari di musim semi

aju jageun gi-eokdeul jocha yeojeoni seonmyeongae
Even the small memories are still so clear
Bahkan percikan kenangan-kenangan masih jelas adanya

al su eomneun geu gyejeorui kkeut
The mysterious end of that season
Akhir yang misterius dikala itu

naneun neoreul saranghago itdeon geolkka
I think, did I really love you?
Aku bahkan masih berpikir, benarkah aku mencintaimu?

eodinga-e uri hamkkehaetdeon geu maneun sigani
Somewhere, all those times that we were together
Disuatu tempat, dikala kita bersama

son da-eul deut eoje il cheoreom doedollyeojigonae
I look back to those times, as if I could touch it, as if it was yesterday
Aku melihat masa-masa itu dengan jelas serasa aku bisa menyentuhnya, seakan itu baru kemarin

sunganmada nega tteo-olla
Each moment, I think of you
Tiap detik ku memikirkanmu

joyonghi natge ullideon geu moksori
That voice that quietly rang with a low tone
Suara itu perlahan terputar dalam melodi yang sendu

bomeul dalmeun haessal gatatdeon neo-ui moseupkkaji
Even your resemblance to the spring sunlight
Kau terlihat begitu serupa dengan sinar mentari di musim semi

eonjena neon na-ui mae-ireul hwanhage bichwosseo
You always brightly shined on my day
Kau selalu mencerahkan hari-hariku

sunganmada nega tteo-olla
Each moment, I think of you
Tiap detik ku memikirkanmu

joyonghi natge ullideon geu moksori
That voice that quietly rang with a low tone
Suara itu perlahan terputar dalam melodi yang sendu

bomeul dalmeun haessal gatatdeon neo-ui moseupkkaji
Even your resemblance to the spring sunlight
Kau terlihat begitu serupa dengan sinar mentari di musim semi

aju jageun gi-eokdeul jocha yeojeoni seonmyeongae
Even the small memories are still so clear
Bahkan percikan kenangan-kenangan masih jelas adanya

urin eodijjeum isseulkka
Where are we?
Dimanakah tepatnya kita berada?

su manatdeon gi-eokdeureul doedollyeobwa
I look back at all those memories
Aku memutar kembali kenangan-kenangan itu

urin haengbokaetdeon geolkka
Were we happy?
Akankah kita bahagia?

al su eomneun ma-eumdeulman jejari-e nama
Only unknown feelings remain in the same place
Hanya sebuah perasaan tak bernama yang tinggal di tempat yang sama

sunganmada nega tteo-olla
Each moment, I think of you
Tiap detik ku memikirkanmu

joyonghi natge ullideon geu moksori
That voice that quietly rang with a low tone
Suara itu perlahan terputar dalam melodi yang sendu

bomeul dalma haessal gatatdeon neo-ui moseupkkaji
Even your resemblance to the spring sunlight
Kau terlihat begitu serupa dengan sinar mentari di musim semi

ajikdo nan neoreul itji ana
I still haven’t forgotten you
Aku tetap saja belum bisa melupakanmu

urin eodijjeum isseulkka
Where are we?
Dimanakah tepatnya kita berada?

urineun haengbokaetdeon geolkka
Were we happy?
Akankah kita bahagia?
…………………………………………………..

Ingatlah..

“Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. Az Zukhruf: 67)

“Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakan betapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain dari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karena Allah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan ke dalam kobaran api.” (Muttafaqun ‘alaih)

“Cinta yang dicari adalah Cinta Karena Allah, bukan karena yang lain”.

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s