Ramadhan

Inilah waktu untuk kembali merenung

Inilah waktu untuk kembali bermuhasabah

Atas segala kekhilafan-kekhilafan yang sadar ataupun tidak telah terlakukan

Atas segala akhlak yang sadar ataupun tidak telah menyakitkan

 

Inilah bulan penuh rahmat, semoga Allah senantiasa memberi rahmat

Saat dimana shalat-shalat terkhusyu’ bersemayam

saat dimana ayat-ayat Qur’an menghiasi alam

saat dimana hati dibersihkan dari jutaan bintik hitam

 

Kemarilah padaku Ramadhan, peluklah aku, bawalah aku dalam keretamu

aku ingin membuat Muhammad Rasulullah bangga denganku

aku ingin Allah tersenyum padaku

Karena bagiku yang hina dan papa ini, tak ada yang lebih indah daripadanya

 

Karena itu,

Wahai mata, basahlah dengan segala kekhusyukan

wahai telinga, dengarlah kebaikan dengan seksama

wahai mulut, berucaplah hal-hal yang mulia

wahai tangan, kerjakanlah amalan yang berharga

wahai kaki, melangkahlah sering ke masjidnya

wahai hati, rendahlah hingga ke dasar bumi.

Aku khawatir kalian akan mencelakakanku di hari kebangkitan

 

Ahlan wa sahlan ya Ramadhan..

sungguh begitu banyak pengharapan menyertaimu.

Tuntunlah aku agar baik dimata Rabbku.

Karena Dia-lah yang berhak menilaiku.

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s