Siapa yang Salah?

Setelah berkecimpung di dunia kesehatan, artikel ini sangat logis dan masuk akal.

storyette

ciye bu ribka yang kebelet jadi menkes... ciye... ciye bu ribka yang kebelet jadi menkes… ciye…

Beberapa hari belakangan ini saya membaca bahwa ada seorang legislator dari partai banteng hitam moncong putih yang menyatakan diri siap menjadi mentri kesehatan. Bahkan beliau mengatakan akan berjuang membuat PP untuk memidanakan rumah sakit dan dokter yang menolak pasien. Kembali ibu legislator ini berusaha membenturkan tenaga medis dan masyarakat yang dilayaninya. Dan reaksi yang muncul, seperti yang sudah saya duga, para dokter tersinggung sementara masyarakat luas menyambut positif pernyataan ini. Masyarakat merasa punya pahlawan baru yang berani menyalahkan tenaga medis.

Hal ini menguatkan pemikiran saya bahwasanya bila dihadapkan dengan suatu permasalahan, orang Indonesia kebanyakan biasanya tidak tertarik dengan solusi. Biasanya orang akan lebih sibuk mencari pihak yang bisa disalahkan daripada menenggelamkan diri dalam dialog dan bertukar pikiran untuk mencari solusi.

Ketika orang Indonesia punya masalah dengan kesehatan mereka, maka mereka pun akan mencari pihak yang bisa disalahkan. Siapa yang bisa disalahkan? Tentunya…

View original post 640 more words

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s