DSC02496

Ko-As Update #Part 2 [Stase Kulit & Kelamin]

Stase Kulit dan Kelamin, yap. Itulah stase yang kujalani setelah stase Anak. Dan untuk yang satu ini, istilah beauty lebih cocok. Hehe. Ya, jujur mulai dari stase ini, aku mulai memperhatikan yang namanya ‘penampilan’. Hahaha. Maksudku, karena kami disini belajar tentang kesehatan kulit dan kelamin, tentu saja kami menjadi lebih sering memperhatikan yang namanya “estetika”, “kecantikan”, dan sebagainya. Yap, kata-kata yang amat keramat di stase ini.

Bersama delapan orang teman di stase kulit, kami dibimbing oleh dua orang dokter spesialis kulit yang dua-duanya sangat cantik, baik dan ramah. Alhamdulillah, aku sangat bersyukur bisa berada di kelompok ini. Berdua dengan bang Aziz dari Malaysia, kamilah dua orang laki-laki beruntung yang berada di antara tujuh perempuan yang sangat baik, ada Dina, Vela, Kak Ica, Kak Nurul, Kiki, Vanny, dan Imey. Tentu saja tak lupa dengan dua orang dokter pembimbing kami yang super super super baaiiiikk buangett, kak Poppy dan kak Tuti. Merekalah yang senantiasa mengajari kami banyak hal, membantu kami dalam setiap kesulitan, tempat mengadu dan sharing ilmu dan pengalaman. Dan sekali lagi, aku sangat bersyukur bisa bersama dengan mereka distase ini.

Stase kulit merupakan surga, tentu saja pelepas penat setelah perjuangan panjang selama koas setelah melewati siklus mematikan, interne-neuro-jiwa-anak. Stase dengan kegiatan ilmiah yang sedikit lebih longgar, tanpa dinas malam, dan setiap hari berada di ruangan ber-AC di lantai tiga poliklinik M.Djamil yang megah yang baru saja berdiri belum lama ini. Meski demikian tetap saja harus belajar giat karena kami dibimbing oleh preseptor yang subhanallah banget ilmunya, mesti baca ilmu yang terupdate setiap kali tampil case, bed side teaching, ataupun journal reading. Dan di minggu terakhir, minggu 4, harus mempersiapkan diri untuk menghadapi mini cex, semacam ujian anamnesis di depan dokter konsulen, dan OSCE, semacam ujian praktek dan tulis dengan sistem waktu dan bel. But overall, kulit benar-benar stase yang melegakan, dan alhamdulillah bisa pulang kampung dua kali. hehehe

Namun, mungkin karena saking longgarnya, aku mulai menjadi sedikit abulia, no offense. Dan ya, di stase inilah fase abuliaku mulai bertumbuh. Abulia dalam artian tidak ingin ngapa-ngapain, kurang motivasi, dan pingin serba nyantai.. Penyakit berbahaya memang, tapi disinilah aku mulai menjalaninya. Datang sering terlambat karena tahu absen tidak terlalu ketat, dan beberapa tugas yang keteteran, banyak main game, ngobrol, kebanyakan tidur, dan lain-lain sebagainya. That was going on, sehingga seringkali teman-teman menyindirku karena hal tersebut, dan bodohnya aku tak menyadarinya dan terlarut dalam abulia.

Demikianlah, sebuah pelajaran yang berharga yang ku dapati saat itu, adalah niat. Dan meskipun aku baru menyadarinya kemudian hari, niat dan motivasi kita untuk mengerjakan sesuatu meman g mesti dievaluasi. Seandainya aku sedikit lebih bersungguh-sungguh di stase kulit, mungkin hasilnya akan lebih baik. Tapi aku bersyukur, fase abuliaku berada di stase kulit, aku tak bisa membayangkan jika abulia muncul di stase-stase mematikan tadi. Tapi bagaimanapun, abulia bukanlah hal baik yang mesti dibawa kemana-mana, namun abulia mungkin adalah fase berbenah, fase transisi dari kehidupan tanpa tujuan dan ingin kesenangan menuju fase selanjutnya dimana tujuan dan arah sudah mulai tampak dan kedewasaan mulai muncul, dan itu patut disyukuri. Sometimes you may face your lowest point to create your highest point.

Berikut beberapa dokumentasi saat perpisahan di akhir stase kulit.

DSC02492
Teman-teman sekelompok saat di stase kulit, dari kanan ke kiri, aku, imey, vela, dina, kiki, kak ica, kak nurul, vanny dan bang aziz..
DSC02491
Another photo🙂
DSC02495
Foto bareng kak tuti (kanan) dan kak popy (kiri)… dua pembimbing terbaik🙂
DSC02497
Another photo .. Edisi full member🙂
DSC02496
Edisi full member juga🙂

Terima kasih banyak semuanya! It was fun!🙂

#to be contiunued

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s