Dahsyatnya Bangun Pagi, Tahajud, Subuh & Dhuha - Fadlan al-Ikhwani

Dahsyatnya Bangun Pagi, Tahajud, Subuh & Dhuha – Fadlan al-Ikhwani [Book Review – August 2015 #2nd]

Ada 4 kemenangan di hari ini yang patut Anda rayakan, jika Anda memang benar melakukannya. Kemenangan ke-1 adalah saat Anda mampu Bangun Pagi; kemenangan ke-2, saat anda mampu shalat tahajud; kemenangan ke-3, saat Anda mampu Shalat Subuh berjamaah; kemenangan ke-4, adalah saat Anda mampu Shalat Dhuha.

Dahsyatnya Bangun Pagi, Tahajud, Subuh & Dhuha - Fadlan al-Ikhwani
Dahsyatnya Bangun Pagi, Tahajud, Subuh & Dhuha – Fadlan al-Ikhwani

Demikianlah sedikit penggalan dari buku kedua yang saya baca bulan Agustus ini, setelah buku Surga yang Tak Dirindukan dari Asma Nadia. Buku ini bukan buku novel seperti buku yang saya baca sebelumnya, melainkan sebuah buku motivasi dan referensi. Insya Allah memperkaya wawasan dan keislaman kita.🙂

Details:
  • Judul buku: Dahsyatnya Bangun Pagi, Tahajud, Subuh & Dhuha – Cara Hidup Sehat, Berkah, dan Rezeki Berlimpah Dimulai Bangun Lebih Pagi.
  • Penulis: Fadlan al-Ikhwani
  • Penerbit: Shahih (Ziyad Visi Media)
  • Tebal buku: 174 halaman
  • Cetakan ke: 1 (September 2011)
  • ISBN: 978-602-9298-01-7
Ikhtisar

Ada empat kemenangan yang bisa kita raih setiap hari. Seperti penggalan kalimat yang saya tulis di awal. Empat kemenangan itu adalah bangun pagi, shalat tahajud, shalat subuh berjama’ah, dan shalat dhuha. Ya, buku ini merinci keempat hal tersebut dari awal sampai akhir, lalu mengajak kita untuk meraih keempat kemenangan itu. Saya hanya akan menjelaskan poin-poin pentingnya saja.🙂

Pertama, bangun pagi. “Saat terbangun di 1/3 malam, kita berhak merayakan kemenangan. Karena setan sudah bisa kita lumpuhkan satu kekuatannya – saat kita memuji Allah. Babak pertama pun kita menangkan.” Itulah kalimat pembuka di segmen Meraih Empat Kemenangan. Bangun pagi memang sulit, banyak yang menghalangi. Antara lain menyangkut keinginan, lemahnya motivasi, kebiasaan yang belum terpola, begadang, bermaksiat di siang hari, lalu memperturutkan rasa malas. Namun dibalik semua penghalang itu, bangun di 1/3 malam terakhir (beberapa saat menjelang subuh) memilki keutamaan, seperti yang difirmankan Allah dalam al-Qur’an:

Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk), dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.” (QS.Al-Muzammil:6)

Itulah sebuah fakta dari Allah swt. Tak heran mengapa orang-orang besar di luar sana bangun lebih pagi. Contoh paling konkrit adalah Rasulullah saw. Beliau pun menggambarkan betapa kuatnya perlawanan setan pada awal bangun pagi itu, sabda beliau saw:

Pada waktu seseorang sedang tidur, setan membuat tiga simpul di kepalanya. Untuk setiap simpul ia mengatakan: “Tidurlah engkau sepanjang malam.” Ketika dia terbangun, lalu dia menyebut nama Allah, maka lepaslah satu simpul. Jika dia berwudhu, lepas pulalah satu simpul. Dan jika dia shalat, terbukalah seluruh simpul. Sehingga, ketika ia bangun pagi badan akan terasa segar bugar dan penuh semangat. Jika tidak, dia akan bangun pagi dengan perasaan serba tak enak dan malas. (HR.Bukhari)

Di antara manfaat bangun pagi lainnya yang ditulis oleh sang penulis antara lain memudahkan terbukanya pintu rezki, meningkatkan produktifitas, terapi yang menyehatkan, dan meraih keberkahan hidup. Metode yang ditawarkan penulis agar bisa bangun pagi antara lain ikhlas, kuatkan keinginan, tidak tidur terlalu malam, berwudhu’ dan shalat sebelum tidur, selalu berdo’a, tidak bermaksiat, dan mengingat keutamaannya.

Kedua, Shalat Tahajud. Shalat tahajud merupakan shalat sunnah yang paling utama. (HR.Mutafaq ‘alaih). Pujian dari Allah pun teruntuk bagi mereka yang shalat tahajud. Beberapa keutamaan yang bisa kita inap-inapkan untuk menambah motivasi mengerjakan shalat tahajud antara lain:

  1. Dikabulkannya segala Do’a. “Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: “Tuhan kita Azza wa Jalla tiap malam turun ke langit dunia pada sepetiga malam yang terakhir. Pada saat itu Allah berfirman, “Barangsiapa yang berdo’a kepada-Ku pasti Ku kabulkan, barangsiapa yang memohon kepada-Ku pasti Kuberi, dan barangsiapa yang meminta ampun kepada-Ku pasti Kuampuni. (HR.Jama’ah)
  2. Empat keutamaan besar. “Hendaklah kalian mengerjakan shalat Malam, karena shalat Malam itu kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, sebab shalat malam mendekatkan diri kepada Allah, mencegah dari dosa, menghapus kesalahan-kesalahan, dan mengusir penyakit dari tubuh.” (HR. At-Tirmidzi dan Al-Hakim).

Ketiga, shalat Subuh berjama’ah. Beberapa keutamaan shalat subuh berjamaah yang perlu kita ingat-ingat agar menambah motivasi antara lain:

  1. Bagikan shalat semalam penuh. “Rasulullah SAW bersabda, “Shalat subuh berjamaah bagaikan shalat malam satu malam penuh.” (HR.Muslim)
  2. Disaksikan para Malaikat. “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malikat).” (QS.Al-Isra: 78)
  3. Dijamin masuk surga. “Barangsiapa yang mengerjakan shalat Subuh dan Asar, maka ia akan masuk surga.” (HR.Muslim)
  4. Pahala yang tidak terbayangkan. “…Seandainya mereka mengetahui pahala jamaah shalat Isya dan Subuh, niscaya mereka mendatanginya meskipun dengan merangkak.” (HR.Bukhari)

Keempat, shalat Dhuha. Keutamaan yang perlu kita renungkan agar tidak melewatkannya:

1. Bernilai Sedekah. “Dahak yang ada di masjid dan ditutupinya dengan tanah atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan (itu berarti sedekah). Maka sekiranya tidak mampu cukuplah diganti dengan mengerjakan 2 rakaat shalat Dhuha.” (HR.Abu Dawud dan Ahmad)

2. Dicukupkan Rezkinya. “Rasulullah saw bersabda, yang artinya: ‘Allah Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan 4 rakaat pada permulaan siang (yakni shalat Dhuha), nanti akan Kucukupi kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR.Hakim).

Yap. Itulah empat kemenangan yang bisa kita raih tiap hari. Semoga Allah menuntun kita ke arah yang baik dan bisa meraih empat kemenangan itu.

Ulasan

Menurut saya, buku ini simpel, tapi cukup ngena. Namun, meski simpel, materinya cukup berat untuk dibaca. Walaupun tipis, di dalamnya cukup banyak referensi yang bagus untuk dijadikan rujukan sekaligus motivasi untuk selalu merutinkan empat agenda besar itu setiap pagi.  Memang, tanpa tahu keutamaannya, kadang kita jadi malas mengerjakannya. Padahal, kita bisa tercengang-cengang.

Buku ini recomended lah. Insya Allah bisa menambah wawasan dan keinginan untuk menjadi muslim yang lebih baik. Ya, nasihat penting untuk selalu memperbaiki diri.🙂

9 thoughts on “Dahsyatnya Bangun Pagi, Tahajud, Subuh & Dhuha – Fadlan al-Ikhwani [Book Review – August 2015 #2nd]

  1. ikhlas, kuatkan keinginan, tidak tidur terlalu malam, berwudhu’ dan shalat sebelum tidur, selalu berdo’a, tidak bermaksiat, dan mengingat keutamaannya.

    Kl ini.. sy masih bnyk kurangnya, pantes aja susah bngun pagi. Sering begadang jg..😦

    Like

  2. Setuju, An, kalau belum tahu keutamaannya, jadi kurang semangat untuk mengamalkannya. Padahal bangun pagi, tahajud, dan shalat dhuha itu banyak manfaatnya ya🙂

    Like

  3. aaaa…rasanya saya perlu buku ini sebagai tamparan buat memenangkan keempatnya! Sejauh ini baru menang setengahnya, dan untuk memenangkan 2 lainnya itu sungguh godaannya gede benerr😀 Makasih udah di review..bukunya memang tipis tapi bisa bikin makjleb dan memotivasi😉

    Liked by 1 person

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s