Jangan Minder

Pernahkah kita merasa tidak yakin dengan kemampuan diri? Atau, menganggap diri tidak cukup baik, kurang ini kurang itu? Berpikir bahwa orang lain akan jauh lebih mampu sementara kita ragu? Atau menganggap orang lain lebih baik dari kita dalam berbagai urusan dan pencapaian? Jika pernah, naudzubillah, barangkali kita tengah mengidap penyakit rendah diri, alias minder. Maka, please, mulai hari ini, buang sifat itu jauh-jauh. Semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat untuk diri sendiri serta siapapun yang membacanya.

Ada banyak alasan mengapa rendah diri itu dilarang, terutama dalam Islam.

Pertama, Allah langsung yang melarang. Ia berfirman:“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (Ali Imran : 139) Sikap lemah dan sedih seringkali muncul ketika kita menganggap diri kita memiliki derajat yang lebih rendah dari orang lain. Apatah itu karena kedudukan kita, harta kita, ilmu kita, kemampuan kita, atau hal-hal lainnya yang bersifat duniawi belaka. Jika demikian, maka sungguh keliru, karena Allah memberikan dan menahan semua itu sebagai karunia-Nya dan rahmat-Nya kepada siapa saja yang dikehendakin-Nya. Ia berfirman:

  • “Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (QS. Al isra’ : 70)
  • Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.” (QS. Al Isro’: 30)
  • Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezki.” (QS. An Nahl: 71)
  • sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.” (QS. Al lail : 4),
  • “…..Sungguh tiap-tiap suku mengetahui tempat minumnya (masing-masing) ….” (QS. Al baqarah : 60)
  • “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya….” (QS. Al baqarah : 286)
  • Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Fathir: 2).

Jadi? Untuk apa membanding-bandingkan apa yang ada pada diri kita dengan diri orang lain?! Wong rezeki kita beda, usaha kita beda, dan ujian yang kita hadapi juga beda-beda. Maka dari itu, apa yang kita punya itulah yang membuat kita berharga dan tak ada alasan untuk minder apalagi sombong, karena semuanya datang dari Allah.

Kedua, rendah diri adalah kesombongan yang digencet oleh kefakiran. Kalimat ini saya dapat dari Buya Yahya, dan akal saya menerima. Apakah kita merasa rendah diri ketika naik angkot lantas menganggap orang naik mobil mewah lebih keren dan kita minder dan gengsi karenanya? Ketahuilah jika demikian maka apabila kita suatu hari dapat mobil mewah maka barangkali kita akan sombong. Apakah kita merasa rendah diri ketika kita hanya seorang fakir baik harta, ilmu, dan kedudukan? Maka ketahuilah apabila suatu hari kita mendapat kelebihan itu maka barangkali pula kita akan sombong. Oleh sebab itu tolonglah renungi firman Allah ini:

  • “Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu terputus asa dari rahmat Allah.” (QS. Az zumar : 53 )
  • ”sebenarnya Allah Dialah yang melimpahkan ni’mat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan.” (QS. Al hujurat : 17)
  • “Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang bersyukur.” (QS. Saba’ : 13)
  • “dan menyempurnakan untukmu ni’mat-Nya lahir dan batin.” (QS. luqman : 20)
  • “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang dimuka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah…” (QS. Al an ‘am : 116)
  • Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.” (QS. Al Mu’minun: 55-56)

Ketiga, ganjaran surga yang Ia janjikan untuk orang yang percaya diri. Lawan dari rendah diri adalah percaya diri. Yakin bahwa semuanya datang dari Allah, dan yakin bahwa dia telah dikaruniai Allah kemampuan dan nikmat yang banyak sehingga ia berteguh pada pendiriannya itu. Oleh sebab itu dia bersyukur, optimis, dan bersemangat selalu memberikan yang terbaik tanpa dipengaruhi oleh ocehan sekitar yang membanding-bandingkan dan melemahkan. Karena itu Allah menghadiahkan orang ini dengan balasan tertinggi, yakni surga. Ia berfirman:

  • “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (Fusshilat : 30)
  • “Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikit pun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh.” 

Nabi SAW juga telah bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan amal kalian” (HR. Muslim no. 2564, dari Abu Hurairah)

Tiga alasan itu barangkali sudah cukup untuk menjadi cambuk agar kita menjauhi sifat-sifat rendah diri karena memang tidak ada manfaatnya sama sekali. Na’udzubillahi min dzalik. Semoga kita senantiasa bisa selalu optimis, bersemangat, dan ridha dengan peran hidup yang tengah kita jalani untuk mencapai kesuksesan di dunia dan akhirat.

Wallahu’alam.

Bacaan dan sumber:
  1. https://dalamislam.com/info-islami/percaya-diri-dalam-islam
  2. https://www.youtube.com/watch?v=j64E33V4cgA&ab_channel=Al-BahjahTV
  3. https://rumaysho.com/1374-merenungkan-allah-maha-pemberi-rizki-1.html
  4. https://www.republika.co.id/berita/qgcfaf430/pentingnya-rasa-percaya-diri
cover image: Photo by weedlyr on Pexels.com

Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s