Leukemia Limfoblastik Akut (LLA)

Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) adalah suatu keganasan pada sel-sel prekursor limfoid, yakni sel darah yang nantinya akan berdiferensiasi menjadi limfosit T dan limfosit B. LLA ini banyak terjadi pada anak-anak yakni 75%, sedangkan sisanya terjadi pada orang dewasa. Lebih dari 80% dari kasus LLA adalah terjadinya keganasan pada sel T, dan sisanya adalah keganasan pada … Continue reading Leukemia Limfoblastik Akut (LLA)

Anemia Hemolitik

Anemia hemolitik adalah kurangnya kadar hemoglobin akibat kerusakan pada eritrosit yang lebih cepat daripada kemampuan sumsum tulang untuk menggantinya kembali. Etiologi Berdasarkan etiologinya, anemia hemolitik ini terbagi menjadi dua klasifikasi: intrakorpuskular: hemolitik akibat faktor-faktor yang ada pada eritrosit itu sendiri, misalnya karena faktor herediter, gangguan metabolismenya, gangguan pembentukan hemoglobinnya, dll. ekstrakorpuskular: hemolitik akibat faktor-faktor dari … Continue reading Anemia Hemolitik

Anemia Hemolitik Auto Imun

Anemia hemolitik autoimun adalah suatu kelainan dimana terdapat antibodi tertentu pada tubuh kita yang menganggap eritrosit sebagai antigen non-selfnya, sehingga menyebabkan eritrosit mengalami lisis. Etiologi Idiopatik, sampai sekarang masih belum jelas. Patofisiologi Ada 2 mekanisme yang menyebabkan anemia hemolitik autoimun. Yaitu aktivasi komplemen dan aktivasi mekanisme seluler, atau kombinasi keduanya. aktivasi komplemen. Ada dua cara … Continue reading Anemia Hemolitik Auto Imun

Anemia

Anemia adalah penurunan jumlah massa eritrosit (sel darah merah), mulai dari hemoglobin, hematokrit dan jumlah eritrosit itu sendiri, sehingga mengganggu transpor oksigen ke jaringan perifer. Kadar hemoglobin dan eritrosit itu sendiri bervariasi pada setiap orang tergantung jenis kelamin, usia dan tempat tinggal (ketinggian dari permukaan laut). Pada dataran tinggi, kadar oksigen lingkungan lebih rendah, sehingga … Continue reading Anemia