Negeri Penuh Sapa-Sapa

Terletak di jalur selatan Sumatera Barat, mendekati perbatasan dengan provinsi Jambi, terdapatlah sebuah perkampungan nan elok yang dikelilingi oleh dua barisan bukit di timur dan di baratnya. Perkampungan yang berhawa dingin di malam harinya, namun terik di siang harinya, dengan gugusan pondasi perbukitan yang indah, dan persawahan yang luas terbentang, aliran sungai yang tenang dan … Continue reading Negeri Penuh Sapa-Sapa

Kita Adalah Tunas-Tunas Berlian #Simplestory

Mereka tetap sama, muda-mudi yang labil dan galau. Meskipun terkadang ngigau, tapi sejatinya ngena. Mereka menyebutnya Makula Densa. Dipelesetkan menjadi nama keren dan beken, meskipun maaf, agak norak, haha. "Mak Den". Bukan emak loe atau emak gue. Hehe. Dia, seorang cowok, datang kala itu dengan wajah terlugu yang ia punya. Memang sejatinya dia adalah anak … Continue reading Kita Adalah Tunas-Tunas Berlian #Simplestory

Ketika Namaku Disemat, Sarjana Kedokteran (S.Ked)

"Dan mulai hari ini, secara resmi, anda telah berhak menambahkan titel "Sarjana Kedokteran" di belakang nama anda." Ketika kalimat itu diucapkan, mata itu berkaca-kaca. Sepertinya akhir-akhir ini mataku sering demikian. "Maka nikmat Tuhan yang mana yang engkau dustakan?" Siang itu langit menurunkan berkahnya, hujan gerimis. Siang itu kami berangkulan, berucap syukur walhamdulillah. Sore harinya mereka … Continue reading Ketika Namaku Disemat, Sarjana Kedokteran (S.Ked)

Puncak Kegalauan

Dua ribu tiga belas. Insya Allah, jika Allah berkenan, tahun ini aku akan memakai baju putih dan melayani pasien di Rumah Sakit. Bahasa kerennya, menjadi seorang dokter muda. Meskipun istilahnya sudah ganti, tapi hakikatnya masih sama. Koass. Entah kapan hal itu akan benar-benar terjadi. Semakin menghitung hari, aku semakin deg degan. Tak bisa ku pungkiri, … Continue reading Puncak Kegalauan

Buku Hijau

Segala Puji Hanya Bagi Allah, Tuhan Semesta Alam. Dari sekian perjuangan yang telah dilalui, buku hijau inilah saksi bisu segalanya. Saat mendengar kalimat, "sudah bagus, kamu lulus", dunia serasa berhenti berputar. Mataku tak kuasa berlinang berkaca-kaca. Ya Allah, Engkau sungguh baik padaku. Satu prinsip yang selalu ku coba tanamkan dalam hati adalah, "sesungguhnya setelah kesulitan … Continue reading Buku Hijau

Entering the Final Round

Babak baru kehidupan, itulah sebuah kalimat yang mungkin dapat menggambarkan kehidupanku selanjutnya. Namun, masih tersisa satu ronde final untuk menggapai babak tersebut, ini semualah penentu apakah aku layak atau tidak memasuki babak baru kehidupan itu, babak baru kehidupan dunia per coass-an. Kamis kemarin, saat melewati ujian terakhir di seluruh blok ini, setelah perjuangan selama tiga … Continue reading Entering the Final Round