Jangan Minder

Pernahkah kita merasa tidak yakin dengan kemampuan diri? Atau, menganggap diri tidak cukup baik, kurang ini kurang itu? Berpikir bahwa orang lain akan jauh lebih mampu sementara kita ragu? Atau menganggap orang lain lebih baik dari kita dalam berbagai urusan dan pencapaian? Jika pernah, naudzubillah, barangkali kita tengah mengidap penyakit rendah diri, alias minder. Maka, … Continue reading Jangan Minder

Catatan Akhir Tahun

Di sebuah pagi yang gerimis, saya tersadar bahwa penghujung tahun telah berada di sini. Dua ribu dua puluh mungkin akan dikenang menjadi tahun yang berbeda, mengingat seluruh manusia dipaksa beradaptasi dengan wabah. Untuk bertemu dengan siapapun saja mesti dibarengi dengan rasa was-was. Lalu pemikiran-pemikiran paranoid menggema, ditantang oleh rasa ketidakpedulian. Dua kutub logika yang dua-duanya … Continue reading Catatan Akhir Tahun

Panorama di Balik Kaca Kemudi

Hidup terus berlalu bagai roda yang berputar. Kadang di atas, kadang di bawah. Ada kalanya kita merasakan kucuran semangat, namun suatu saat datang pula sebaliknya. Keduanya mengaduk emosi, bagaikan ketika pedal gas sedalam pijakan berganti dengan hentakan rem mendadak. Duar, semuanya bergejolak. Ketika niat berkata bahwa "inilah alasan saya", kedua lengan sigap menanggung beban berat. … Continue reading Panorama di Balik Kaca Kemudi

Resep Kelima dalam Mencapai Tujuan: Sabar

Sejak dulu, saya hanya punya empat resep dalam hidup. Resep ini hampir selalu saya pakai ketika menghadapi hal-hal sulit, saat ingin mewujudkan apa yang diinginkan, dan mendapatkan apa yang diharapkan. Empat resep ini selalu saja berakhir baik, seolah hampir tak ada masalah yang tidak bisa dipecahkan jika teguh memegangnya baik-baik. Adapun yang saya maksud adalah, … Continue reading Resep Kelima dalam Mencapai Tujuan: Sabar

Hijrah

Suatu ketika pikiran saya sempat terusik, sudah benarkah tujuan hidup saya? Bercermin dari pengalaman, keberhasilan dan kegagalan begitu memutar balik perasaan. Senang sedih, bahagia kecewa. Apakah impian saya begitu duniawi? Padahal dunia ini hanyalah remeh temeh persinggahan, tidak dibawa mati ataupun kekal. Tujuan hidup hanyalah untuk kembali. Membawa bekal sebanyak-banyaknya untuk pulang ke kampung akhirat. … Continue reading Hijrah