Indonesia, Sumatera, Travel

Mengagumi Saksi Tsunami di Museum Kapal Banda Aceh

Sebelum kisah ini bermula, keramahan Banda Aceh kian terasa saat saya dan Adik baru saja duduk di sebuah rumah makan kayu tak jauh dari pusat kota. Di atas meja terhidang puluhan aneka lauk pauk dan kuliner khas Aceh. Macam-macam kiralah namanya, tak seluruhnya familiar di telinga. Sie kameng masak aceh (gulaing kambing?), ikan paya, ayam… Continue reading Mengagumi Saksi Tsunami di Museum Kapal Banda Aceh

Indonesia, Sumatera, Travel

Berkelana di Negeri Bekas Tsunami

Pagi itu begitu tenang. Saya terbangun di kamar penginapan sederhana. Berbenah diri, saya bangunkan adik semata wayang. Kami berdua tak lagi di Padang, tapi di Banda Aceh. Sepiring ketupat gulai kami santap di kedai sarapan sebelah penginapan. Bapak-bapak dan ibu-ibu berseragam PNS tampak riang bercanda gurau ditemani kopi dan cemilan. Bahasa Aceh yang tak kami… Continue reading Berkelana di Negeri Bekas Tsunami

Indonesia, Sumatera, Travel

Menggali Makna ke Aceh Darussalam

It's travel time! Dalam hati saya berteriak. Ceritanya, pertengahan Januari 2018 lalu saya kembali bertualang. Niat hati adalah dalam rangka refreshing, sekalian tafakur dan tadabbur alam, mencari semangat untuk memulai aktifitas awal tahun. Alhamdulillah, setelah menabung selama lebih kurang setahun, akhirnya saya bisa merencakan perjalanan backpacking itu jauh-jauh hari. Memanfaatkan waktu luang di akhir semester,… Continue reading Menggali Makna ke Aceh Darussalam

Bali & Nusa Tenggara, Indonesia, Travel

Akhir Perjalanan di Lombok: Pantai Senggigi dan Museum NTB

Perjalanan backpacking Jawa Bali Lombok mendekati akhirnya ketika saya mengunjungi Kota Mataram di bulan Januari 2017 lalu. Memang tidak banyak spot yang sempat saya kunjungi di Lombok usai melihat kemegahan Masjid Raya NTB pagi itu, tapi kesannya cukup membekas. Petualangan saya di Pulau Lombok berakhir di dua tempat, Pantai Senggigi dan Museum NTB. Eksotisme Pantai… Continue reading Akhir Perjalanan di Lombok: Pantai Senggigi dan Museum NTB

Bali & Nusa Tenggara, Indonesia, Travel

Pertama Kali Tiba di Lombok, Pulau Seribu Masjid

Senin siang, kapal ferry yang saya tumpangi akhirnya mendekati Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Sempat berhenti sejenak di tengah laut, saya bisa melihat puluhan kapal ferry yang sepertinya sedang mengantri untuk berlabuh. Ketika menunggu kapal kembali bergerak, tiba-tiba sebuah pesan WA masuk. Rupanya dari Ama, ibu saya. Beliau bilang kalau di Mataram ada seorang teman lamanya… Continue reading Pertama Kali Tiba di Lombok, Pulau Seribu Masjid

Bali & Nusa Tenggara, Indonesia, Travel

Pengalaman Pertama Naik Ferry: Mabuk Laut di Selat Lombok

Cerita di Bali terus berlanjut. Senin subuh, saya sudah terbangun di hotel S8 Suardana, Kuta. Usai shalat, bersih-bersih, sarapan kilat dengan roti dan air mineral sisa belanja di minimarket kemarin malam, saya kemudian check-out. Hari ini saya berniat naik kapal ferry jurusan Lombok di pelabuhan Padang Bai. Pasti menyenangkan, pikir saya, karena selain bakal jadi pengalaman… Continue reading Pengalaman Pertama Naik Ferry: Mabuk Laut di Selat Lombok

Bali & Nusa Tenggara, Indonesia, Travel

Berpacu dengan Waktu: Jelajah Tanah Lot Temple

Pukul 2 sore, motor matic yang saya kendarai melaju kencang di jalanan Pulau Bali. Mulai dari ujung selatan Bali, Pura Uluwatu, melewati kemacetan parah menjelang masuk wilayah dekat Bandara Ngurah Rai, saya tiba di Kota Denpasar sekitar 40 menit kemudian. Tapi saya belum puas –meski tahu harus segera mengakhiri perjalanan di Bali sore ini, saya… Continue reading Berpacu dengan Waktu: Jelajah Tanah Lot Temple

Bali & Nusa Tenggara, Indonesia, Travel

Exploring Bali Island: Pertama Kali Mendarat dan Ngebolang di Kuta dengan Motor Matic

Pesawat yang saya tumpangi mengudara meninggalkan Pulau Jawa di malam Minggu, lalu mendarat dengan mulus di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Ya, Bali! Sebenarnya saya berharap lebih baik ketika tiba di pulau ini untuk pertama kali, setidaknya ada teman, tidak sendirian, akan tetapi bertualang seorang diri juga bukanlah hal yang buruk. I was free.… Continue reading Exploring Bali Island: Pertama Kali Mendarat dan Ngebolang di Kuta dengan Motor Matic

Indonesia, Jawa, Travel

Surabaya North Quay, Eksotisme Tanjung Perak dan Selat Madura

Kali ini saya ingin kembali melanjutkan cerita perjalanan saya ketika mengunjungi Surabaya tempo hari. Waktu itu sekitar pukul 3 sore, usai menyantap soto Surabaya yang lezat di depan Mall Carrefour ITC, saya kemudian memutuskan untuk kembali mengunjungi Pelabuhan Tanjung Perak. Kali ini, saya yakin pelabuhan itu sudah dibuka. Ya, semoga saja. Saya kembali memesan ojek… Continue reading Surabaya North Quay, Eksotisme Tanjung Perak dan Selat Madura

History, Indonesia, Jawa, Stories, Travel

Keliling Surabaya: Monumen Suro dan Boyo, Taman Bungkul, Masjid Cheng Ho, dan Soto Surabaya

Perjalanan saya di Surabaya kembali berlanjut di siang itu. Usai mengunjungi Museum Sampoerna, saya kemudian berniat pergi melihat kebun binatang di kota Surabaya yang katanya bagus sekali. Saya lihat di Google Maps, kebun binatang itu lokasinya juga berdekatan dengan ikon legendaris kota Surabaya yakni Patung "Suro" dan "Boyo". Karena memang rasanya belum afdol datang ke… Continue reading Keliling Surabaya: Monumen Suro dan Boyo, Taman Bungkul, Masjid Cheng Ho, dan Soto Surabaya

Indonesia, Jawa, Travel

“Nyeleneh” di Tanjung Perak sampai Museum Sampoerna

Wah, sudah cukup lama saya tidak melanjutkan cerita di Surabaya tempo hari. Kali ini saya ingin sedikit mencatat pengalaman perjalanan berikutnya setelah mengunjungi Tugu Menara Pahlawan. Perjalanan berlanjut ketika pagi menjelang siang itu panasnya kota Surabaya mulai membakar kulit. Hari benar-benar cerah, begitu juga dengan semangat saya. Ada beberapa spot yang ingin saya lihat di… Continue reading “Nyeleneh” di Tanjung Perak sampai Museum Sampoerna

Indonesia, Jawa, Travel

Kehujanan di Benteng Vredeburg dan Masjid Gedhe Kauman

Yup, masih di Jogja. Perjalanan saya berlanjut setelah usai mengunjungi Candi Prambanan. Waktu itu hari sudah siang, kaki saya juga lumayan letih jika harus dibawa berjalan kembali menuju Terminal Prambanan yang jaraknya 2 kilometer dari kompleks candi. Akhirnya, setelah keluar dari sana, saya mencoba menaiki becak dorong yang terparkir di persis dekat gerbang masuk. Awalnya… Continue reading Kehujanan di Benteng Vredeburg dan Masjid Gedhe Kauman