Tanah yang Masih Gersang

Hari demi hari telah berlalu

Hingga hari ini panas begitu terik
Ku lihat detik jam tangan ini seakan tak ingin berhenti
walau sejenak, lepaskan masa tuk menengadahkan fikiran ini

Ku angkat handphoneku yang berdering
saat itu, suaramu ku dengar seksama
ya, ku memang merasa
tapi ku tak tahu, tanah yang kupijak masih terlihat gersang

andai hari yang panas ini berubah menjadi sejuk
ku ingin mendengarkanmu sebuah lagu
lagu yang selalu ku dengarkan sembari menatap birunya langit
ketika hari demi hari masih terasa panas dan terik

Kini ku telah membuat pilihan
mata yang berbinar akan ku tunggu dengan sabar
lagu ini akan selalu ku simpan
dan ketika waktunya telah datang, ku ingin dirimu mendengarnya
this is only for you , gumam suaraku
ku harap kau pun menyukainya

Ya, tanah ini memang masih gersang
meski telah ku siram dan ku gemburkan
hujan sepertinya belum jua datang
kecuali untuk hari ini, setidaknya.

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s