Menyusuri Bukit Pantai Padang yang Eksotis

Langit biru menghiasi Kota Padang sejak pagi. Cahaya matahari juga terik, menandakan betapa cerahnya hari. Meskipun panas dan lembab, saya tetap semangat mengajak Yaya dan Rayya jalan-jalan naik sepeda motor mengelilingi Kota Padang yang cantik pukul sepuluh pagi. Sebenarnya ini bukan kali pertama kami menjajali kota ini, tapi baru kali ini niat diposting. Sudah lama saya ingin memboncengi anak dan istri dengan sepeda motor melihat pantai Padang dari atas bukit. Alhamdulillah, kali ini kesampaian. πŸ™‚

Jalanan ke atas bukit Pantai Padang bermula di ujung muara sungai Batang Arau yang lepas ke pantai. Lokasinya berada di kampung Muaro dekat Jembatan Siti Nurbaya. Saya mencoba menjajali jalan baru beraspal yang mendaki dan berkelok-kelok itu dengan menancap gas sepeda motor agak lebih kencang. Sensasi naik motor di jalan ini seperti sedang naik roller coaster, saking curamnya penurunan, pendakian, dan belokan. Saya tahu jalan ini akan tembus ke Pantai Air Manis yang terkenal dengan Batu Malin Kundangnya. Tapi saya penasaran untuk terus memacu kendaraan sampai ke ujung jalan baru itu hingga ke ujung. Pemandangan lautan yang indah pun menyambut kami.

20200104_104403
Jalanan di atas Bukit Pantai Padang. Di sepanjang jalan kita bisa melihat pemandangan lepas pantai dan lautan yang biru yang berkawan dengan tetumbuhan khas pulau tropis. Indah banget.
IMG_20200104_103336_311
Mengintip Pantai Air Manis dari atas bukit. Sayang sekali lupa membawa kamera mirorless yang biasa saya pakai, walhasil dipotret dengan kamera tablet saja.

Puas menengok pemandangan di ujung jalan, saya memutar balik arah kendaraan menelusuri jalan sebelumnya. Niatnya ingin singgah sebentar di Pantai Air Manis, tapi mumpung lagi sepi, beberapa spot berikut sayang sekali untuk tidak diabadikan.

20200104_103828
Suka sekali dengan ranting-ranting pohon yang sudah meranggas itu, ditambah lagi view lautan dan hutan belantara di belakangnya yang masya Allah.Β 
Polish_20200104_164849142
My girls. Si Yaya excited sekali diajak jalan, si Rayya ketiduran sepanjang jalan dipelukan Umminya. Hehe. Latarnya lautan lepas, bikin adem pemandangan. πŸ˜€

Nah, puas berkodak di tanah lapang pinggir jalan sambil beristirahat sejenak di tengah panas yang semakin terik, kami kembali menjajali jalan yang mulus tersebut. Kali ini kami berbelok ke arah Pantai Air Manis yang jalannya mulai menurun dan memanjang di pesisir pantai. Karena kami tahu masuk pantai harus bayar, kami mencari jalan lain yang biasa dilalui penduduk lokal. Beruntung, satu jalan mungil membawa kami tepat ke tepi pantai dekat perkampungan warga.

20200104_105157
Tepi pantai perkampungan Air Manis. Di seberang pantai tampak bukit kecil yang menjadi salah satu daya tarik pengunjung pantai.
20200104_105153
Sisi lain pantai, di sana ada beberapa orang nelayan dan sebuah toko ikan segar yang dikerumuni ibu-ibu. Di sudut foto tampak anak-anak yang diajak oleh bapaknya pergi bermain menaiki sampan hendak keliling di tepi laut. Percayalah, suara deburan ombak di pantai ini sungguh menenangkan.

Yap, itulah sedikit kisah kami hari ini. Ingin sekali menceritakan kisah-kisah selanjutnya. Mudah-mudahan ada kesempatan di lain waktu. πŸ™‚

20200104_105522
Ekspresi kami jalan-jalan santai di tepi pantai, melewati padang rumput dan jalan kecil rumah warga di Kampung Air Manis. Si Rayya masih mengantuk, plus kehausan. Maafkan Abi ya Nak πŸ™‚

Pernah keliling dengan keluarga menaiki sepeda motor? πŸ™‚

One thought on “Menyusuri Bukit Pantai Padang yang Eksotis

Your Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s