Rainy Heart

Pagi ini begitu dingin

di saat rintik hujan membasahi
begitu juga dengan jemari ini
terhanyut kaku dan gemetar
hingga menyentuh pangkalnya yang rapuh

Dinginnya hari sanggup bekukan hati
hingga cuaca yang mendung tergambar di wajah ini
Ku berusaha tetap membuka mata
melihat pada mata binarmu yang masih terlihat sama
tiada tujuan, tak mampu melihat kenyataan

Ini bukan salahmu, bukan salah matamu
hanya saja ku pikir belum tiba saatnya
meski ku menunggu hujan berakhir reda
karena hujan ini tak kunjung mereda
dan ku menyadari sepenuhnya
bahwasanya diri ini belum ada artinya
di binaran mata jernihmu

Tapi sampai kapan aku bisa menunggu
yang ada hanya bayang-bayang semu
dan nyatanya jemari ini masih saja kaku
dan aku tiadalah sempurna
dibandingkan yang lain

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s